Selasa, 14 Februari 2012

Kode 666 Dalam Microchip Mondex

Jauh-jauh hari sebelum ada perkembangan teknologi seperti sekarang ini, Tuhan telah menyampaikan pesan nubuatan melalui hamba-hambaNya. Bahwa akan ada satu penguasa yang akan memerintah dunia ini dengan kekuasaan sangat besar.

Allah telah menyingkapkan kejadian masa depan ini supaya umat-Nya menjadi waspada dan sadar terhadap rencana-rencana iblis. Dia ingin semua umat-Nya diselamatkan dalam Yesus Kristus, luput dari aniaya besar yang akan terjadi. Gereja Tuhan hendaknya menggunakan hikmat Allah dalam bertindak, tekun dalam menuruti perintah Allah dan beriman teguh kepada Yesus.
Teknologi yang berkembang dengan luar biasa ini sedang mempersiapkan munculnya satu tokoh baru yang akan memerintah dunia ini. Dia adalah antikristus. Alkitab menjelaskan dalam Wahyu 13:18, antikris mempunyai bilangan seorang manusia yang berjumlah 666. “… karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam”. Ia memiliki kekuasaan yang sangat besar di bumi dan menguasai perekonomian dunia. Ia akan menyebabkan semua orang besar dan kecil masuk dalam sistem keuangan yang ditetapkannya. Mereka yang tidak mau mengikuti aturan mainnya, tidak dapat melakukan bisnis apapun. Orang ini tidak bisa membeli barang-barang di supermarket, tidak bisa berbelanja, tidak bisa
membeli ataupun menjual. Hanya yang memakai tanda 666 pada tangan atau dahinya saja yang bisa berbisnis, membeli dan menjual. “… Dan tidak ada seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya…” (Wahyu 13:16)
Penggunaan 666
Nubuatan Alkitab sedang digenapi. Pemakaian tanda 666 yang ada di dalam microchip sudah mulai dipakai di beberapa negara. Di Hongkong telah dipromosikan microchip Mondex yang ditanamkan dalam tubuh manusia. Sekitar 120.000 orang Hongkong diberi tanda ini. Mereka yang mempunyai tanda ini mendapat fasilitas dan kelebihan khusus. Di bandara Belgia ada tempat lounge (ruang tunggu) yang istimewa. Hanya orang yang menggunakan tanda 666 bisa masuk ke dalam ruangan ini. Cukup dengan menempelkan tanda pada scanner komputer, mereka mendapatkan fasilitas yang lebih. Sistem seperti Mondex dengan basis kode bar 666 ini sepertinya akan dipakai antikris dalam mengontrol dan menguasai keuangan perekonomian dunia.
Saudara bisa membayangkan apabila suatu hari ada satu bank besar di Indonesia yang mengumumkan untuk promosi penanaman microchip secara gratis dibatasi hanya 1.000.000 orang saja. Kira-kira apa yang terjadi? Sepertinya yang sudah Saudara ketahui di seluruh bank yang ada di Indonesia sekarang ini sedang gencar-gencarnya mempromosikan penggunaan kartu kredit dan kartu ATM. Mereka yang ingin memiliki kartu ATM bisa mendaftarkan diri dan mengajukan permohonan tanpa dipungut biaya sama sekali asal menabung di bank tersebut. Kemudahan dalam transaksi bisnis karena adanya perkembangan teknologi smart card ini menarik minat semua orang. Apalagi untuk mendapatkannya gratis. Bagaimana jika yang gratis itu adalah penanaman microchip Mondex ini? Mereka yang memakai tanda 666 di dahinya atau di tangannya memang akan mendapat fasilitas yang lebih. Itulah yang Alkitab katakan bahwa “… tidak ada seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya”.

Mondex
Mondex adalah nama sebuah perusahaan yang menyediakan sistem pembayaran tanpa uang tunai. Sistem ini telah dibeli oleh lebih 20 negara besar. Sistem ini diciptakan pada tahun 1990 oleh seorang bankir London bernama Tim Jones yang bekerja sama dengan Graham Higgins dari Natwest Coutts, sebuah bank pribadi dari keluarga Kerajaan Inggris. Sistem ini didasarkan atas teknologi Smart Card (teknologi yang dipakai oleh SIM Card pada handphone) yang memanfaatkan microchip yang dilekatkan pada kartu plastik (kartu kredit) dan mampu menyimpan informasi elektronik seperti pembayaran, identifikasi maupun bermacam-macam informasi penting lainnya. Semua transaksi dimungkinkan melalui penerapan SET (Secure Electronic Transaction / Transaksi Elektronik yang Aman).
Mondex singkatan dari Monetary and Dexter. Berdasarkan Webster’s Dictionary Encylopedia (kamus Webster), arti kata-kata tersebut adalah: Money: Segala sesuatu yang berhubungan dengan uang… Dexter: Menunjukkan lokasi yang ada
di tangan kanan manusia.

Microchip yang ada dalam “card Mondex” mengandung lambang angka (bar code). Lambang atau kode garis ini mewakili angka antikris yaitu 666 (GIA WebMaster: untuk penjelasan bar code dapat dibaca pada artikel “Tanda binatang ada di kehidupan kita”). Sistem Mondex akan menjadi solusi yang tepat untuk perekonomian dunia yang sedang dilanda krisis mata uang. Mondex merupakan satu sistem yang mendukung terciptanya satu mata uang dunia tanpa uang tunai. Mungkin sistem ini pula yang akan mewujudkan penguasaan antrikris atas dunia ekonomi di masa akan datang.
Microchip Mondex yang tertanam dalam tubuh manusia menyimpan kode 666. Mereka yang memakai microchip ini mendapat fasilitas khusus. Mereka tinggal meletakkan tangan mereka di atas scanner komputer dan semua transaksi jual
beli dapat dilakukan dengan otomatis tanpa menggunakan uang tunai. Di masa yang akan datang, untuk melakukan kegiatan transaksi jual beli, setiap orang harus mempunyai tanda ini. Di kepala (dahi) atau di tangan kanannya. Kata bahasa Yunani dalam Alkitab untuk “tanda” binatang tersebut adalah “Charagma” yang berarti cap (stempel), lencana atau tanda perbudakan,
perhambaan atau kerja paksa. Bilangan 666 adalah ungkapan Yunani untuk “stigma” yang berarti menusuk atau menggores sebuah tanda sebagai tanda kepemilikan. Jadi mereka yang menggunakan tanda 666 secara tidak langsung dicap sebagai budak antikris.

SUMBER

Misteri Alien

Berbicara masalah “siapa di balik UFO” tentunya kita akan membicarakan apa yang dinamakan “alien”. Alien jelas merupakan makhluk asing dan non human. Banyak pertanyaan yang diajukan tentang masalah alien (UFO) ini, misalnya:

  1. Dari manakah datangnya mereka?
  2. Ada alien jenis apa saja?
  3. Apakah mereka itu baik atau buruk?
  4. Mengapa mereka sering menculik manusia?
  5. Apa tujuan mereka terhadap manusia?
  6. Adakah kaitan alien dengan sejarah manusia?
  7. Bagaimana para nabi menubuatkan masalah alien ini?
  8. Adakah hubungan alien (UFO) dengan nubuat tentang akhir jaman?

Membahas soal UFO atau alien ini tidak mudah. Mengapa sulit? Karena obyek/subyek yang diteliti tidaklah ada di depan kita dan kita tidak bisa memintanya datang sesuka kita. Laporan-laporan penampakan UFO atau perjumpaan manusia dengan alien, juga masih sering diragukan. Bahkan peristiwa jatuhnya UFO di Roswell tahun 1947 di mana ada 4 alien (2 mati, 1 lari kemudian ditembak oleh seorang tentara yang tegang, dan satu lagi sekarat dan akhirnya mati di rumah sakit) yang di autopsi oleh pihak militer (AU) AS. Namun semuanya itu ditutupi dan dianggap tidak ada. Laporan resmi dari pihak pemerintah hanyalah sebuah balon percobaan AS yang bernama Skyhook. Tapi masyarakat umum tidak mudah begitu saja percaya dan kemudian lahirlah teori “alien Conspiracy“.
Indonesia termasuk cukup sering dilewati UFO, banyak laporan yang terdata dan ada juga kasus orang Indonesia yang diculik UFO. Namun tentu saja kembali ke pertanyaan, apakah itu semua bisa dipercaya? Laporan memang bisa dikarang, foto memang bisa direkayasa, bukti apapun bisa dibuat. Bagi orang yang percaya, sedikit bukti sudah cukup. Bagi orang yang skeptik, dia butuh bukti yang benar-benar ilmiah dan dapat dipertanggung jawabkan. Bagi orang yang fanatik anti, bukti sebagai manapun banyaknya tak akan mengubah sikapnya.
Dari kesulitan yang ada, nampaknya mempelajari UFO banyak kendalanya. Tak ada satupun buku yang bisa dianggap ilmiah dan telah diuji kebenarannya. Di sisi lain, belum ada satu pihak pemimpin agama yang menyatakan pendapatnya tentang UFO/alien. Walau tahun 1979 pihak PBB pernah membahas secara serius masalah UFO, namun hal itu tidak mempunyai kelanjutan yang serius. Dunia lebih sibuk dengan peperangan, masalah politik, penyakit dan krisis ekonomi, ketimbang mempelajari tamu yang datang ke dunia kita ini…
Dengan kendala sumber-sumber data untuk mempelajari UFO/alien ini, maka dalam mempelajari keberadaan UFO di masa lalu, peneliti UFO menggunakan referensi dari kitab-kitab kuno, prasasti, hieroglyph, termasuk juga kitab-kitab suci. Salah satu peneliti yang terkenal adalah Erich von Däniken. Teori Däniken adalah nenek moyang kita dulunya pernah didatangi oleh makhluk cerdas dari luar angkasa yang dianggap dewa oleh manusia.
Masalahnya, menggunakan data-data yang bersumber dari kitab-kitab kuno, mitologi dan juga kitab suci, tidak akan bisa diterima oleh kalangan yang spektis. Namun, saya ingin mengajukan berbagai data yang telah saya kumpulkan, baik berupa cerita dari pengalaman seseorang yang melihat UFO atau alien, maupun dari berbagai informasi lain, termasuk kitab-kitab suci.
Dari manakah datangnya mereka?
Di sini saya selalu menuliskan makhluk UFO sebagai “alien” bukan “ET atau ETI”. Mengapa? Karena ET merupakan kependekan dari Extra Terrestrial Inteligence, yaitu makhluk cerdas dari luar bumi. Dengan memakai istilah alien”, saya tidak menutup kemungkinan bahwa mereka datang dari bumi atau dimensi lain.
Beberapa kemungkinan jawaban atas pertanyaan di atas adalah:
a. Dari luar angkasa
b. Dari masa depan
c. Dari bumi
d. Dari dimensi lain

a. Mungkinkah mereka dari luar angkasa?
Perkiraan bahwa alien berasal dari luar angkasa sangat mungkin sekali, tapi ada beberapa keanehan atau kejanggalan bila mereka memang berasal dari luar angkasa. Keanehan itu adalah:
  • Radar kita tidak pernah mendeteksi adanya spaceship yang memasuki atmosfir bumi.
  • Bintang terdekat dengan tata surya kita adalah Alpha Centauri, yang berjarak 4.3 tahun cahaya. Ini berarti apa yang kita lihat hari ini adalah apa yang terjadi 4.3 tahun yang lalu. Terbang dengan kecepatan cahaya masih merupakan fiksi ilmiah. Untuk suatu perjalanan yang cukup cepat bagi UFO akan membutuhkan waktu ribuan tahun untuk mencapai bumi.
  • Yang aneh adalah, meski ada ribuan saksi yang menyatakan pernah melihat UFO setiap tahun, namun tidak ada gambaran UFO yang persis sama. Tentunya sangat sulit untuk dibayangkan bila mereka dari luar angkasa dengan membawa sedemikian banyaknya jenis pesawat yang berbeda-beda dan berjalan zig-zag di angkasa setiap hari.
  • Fenomena UFO dalam terbang sering tidak mengikuti hukum gravitasi dan aerodinamika, bukankah kalau mereka benar-benar dari angkasa luar, hukum-hukum fisika itu tetap berlaku buat mereka?
  • Tidak ada BUKTI nyata bahwa mereka berasal dari planet tertentu.
  • Beberapa orang yang berhubungan (kontak) dengan alien, sering kali mendapat pelajaran tentang spiritualitas, filosofi, peringatan tentang bahaya nuklir, dll. Apakah alien yang datang dari jarak yang jauh itu datang ke bumi hanya untuk mengajari manusia filsafat?
Memang ada juga yang tetap yakin bahwa mereka datang dari luar angkasa dengan teknologi yang sedemikian majunya yang belum terbayangkan oleh pikiran manusia.
b. Mungkinkah mereka dari masa depan?
Apakah UFO semacam mesin waktu dari masa depan? Orang yang percaya bahwa
mesin waktu bisa (mungkin) dibuat akan bisa menerima kemungkinan akan teori
ini. Tapi saya mengabaikan teori ini karena pertimbangan:
  • Beberapa laporan yang pernah melihat alien menyatakan bahwa kebanyakan bentuk mereka bukan manusia (human) dan terkadang aneh atau mengerikan.
  • Interfensi makhluk dari masa depan bisa menimbulkan teori “paralel universe”. Kalau mereka benar dari masa depan, maka saat ini tentunya mereka belum ada. Namun kalau mereka datang dari masa depan dan muncul saat ini, berarti itu merupakan suatu hal yang “unik” dan “menakjubkan”.
  • Kalau mereka memang dari masa depan, untuk apa mereka melakukan penculikan terhadap manusia (alien abduction)?
c. Mungkinkah mereka dari bumi?
Jika kemungkinan mereka dari bumi, tentunya harus dipertanyakan juga, yaitu:
  1. apakah buatan manusia?
  2. apakah buatan non human yang jenis spesiesnya belum kita ketahui sampai saat ini?
Kemungkinan bahwa UFO itu buatan manusia meragukan bila melihat fakta:
  • Adanya fenomena penculikan manusia oleh UFO.
  • UFO sudah pernah terlihat, jauh sebelum manusia mampu membuat pesawat terbang.
  • Pesawat UFO sering diluar hukum-hukum gravitasi dan aerodinamika.
Kemungkinan buatan non human yang berasal dari bumi, meragukan bila melihat fakta:
  • Pesawat UFO sering diluar hukum-hukum gravitasi dan aerodinamika.
  • Di manakah mereka berada? (Ini memang bisa dijawab: di dasar laut, di daerah kutub yang tidak dihuni manusia, di dalam/rongga-rongga bumi)
  • Mengapa ada masa kosong, di mana dulu pada jaman purbakala dikatakan alien sering hilir mudik di antara manusia, dan baru kini mulai aktif lagi?
d. Mungkinkah mereka dari dimensi lain?
Tentunya bila ketiga kemungkinan di atas diabaikan karena adanya sanggahan
atau pemikiran yang meragukan, maka pilihan terakhir adalah yang keempat,
yaitu: Mungkinkah mereka dari dimensi lain?
Teori tentang alien dari dimensi lain cukup banyak dianut oleh kalangan ufologi (tidak semua). Beberapa data yang mendukung adalah:
  • Menjelaskan fenomena UFO muncul dan menghilang secara tiba-tiba.
  • Tidak mengikuti hukum-hukum fisika dalam dimensi manusia.
  • Adanya kontak secara telepati atau melalui mimpi dengan beberapa orang yang merasa menjalin komunikasi (kontak) dengan alien.
  • Sering terjadi kasus alien abduction pada waktu korban tidur.
  • Mereka tidak bisa berinteraksi secara bebas dengan manusia karena berbeda dimensi. Untuk berinteraksi di dimensi manusia, mereka membutuhkan wadah (containers) manusia. Ini menjelaskan teori alien abduction dan pembuatan hybrid, di mana terjadi juga proses “soul abduction”.
Bila mereka datang dari dimensi lain, siapakah mereka? Satu-satunya penjelasan dari kitab suci, yakni Al Quran yang menyatakan bahwa di bumi ini selain dihuni oleh manusia, juga dihuni oleh jin yang berada di dimensi lain. Suatu fakta bahwa di Indonesia yang cukup mengenal fenomena jin ini, ternyata memiliki suatu persamaan sifat, yaitu jin suka melakukan penculikan (baik orang dewasa maupun anak-anak), di mana korban sering berada di suatu tempat yang dia tidak mau kembali (karena enak), namun sebagian juga berhasil lari atau berhasil dikeluarkan/dikembalikan oleh bantuan orang lain dengan kuasa Allah.
Apakah jin mempunyai teknologi? Dapatkan keberadaan makhluk cerdas dari dimensi lain yang dinamakan jin ini diterima dengan akal manusia modern? Dan apakah memang fenomena jin ini adalah fenomena UFO yang muncul belakangan ini setelah sekian lama vakum?
Bicara soal jin, mungkin tidak akan lepas dari suatu kemungkinan bahwa ada jin yang baik dan jin yang jahat. Pendapat banyak orang adalah, jin yang baik tidak ingin mencampuri urusan manusia, namun jin yang jahat (setan dengan pemimpinnya Iblis/Lucifer), suka mencampuri urusan manusia dan berusaha menyesatkan manusia. Mungkin ini menjelaskan:
  • Mengapa alien tidak begitu saja menyerang manusia (tembak dan hancurkan) karena tujuan mereka bukan membunuh namun menyesatkan?
  • Kemunculan alien belakangan ini apakah karena mereka memang diberi kesempatan oleh Allah untuk menyesatkan manusia pada hari-hari menjelang akhir jaman?
Dapatkah dipercaya ada dimensi lain?
Mempercayai alien berasal dari planet lain adalah jauh lebih mudah daripada meyakini bahwa mereka berasal dari dimensi lain. Namun keberadaan dimensi lain nampaknya tidak mudah diabaikan begitu saja. Banyak penulis cerita fiksi, baik dari jaman dulu maupun kini, menggunakan tema kehidupan di dimensi lain ini, misalnya:
  • Odyssey (Kisah Perjalanan Ullyses)
  • Sinbad, si pelaut
  • Christmas Carol
  • Alice in the Wonderland
  • Legenda Nyai Loro Kidul
Namun tentu saja, semua itu masih dapat dianggap sebagai suatu cerita. Sejauh ini, beberapa eksperimen ilmiah yang menyangkut masalah dimensi lain adalah:
  • Philadelphia experiment, yaitu percobaan tentang ruang dan waktu. Untuk mengetahui sekilas tentang eksperimen ini, klik: disini (bahasa Indonesia)
  • Penelitian terhadap beberapa peristiwa paranormal, seperti NDE (Near Death Experience), OBE (Out of Body Experience) atau Astral Travelling, ESP (Extra Sensory Perception), mimpi, dll.
Fenomena-fenomena yang menyangkut dimensi lain adalah:
  • Keyakinan bahwa manusia mempunyai roh
  • Keyakinan bahwa spirit manusia tetap hidup walau badannya mati
  • Keyakinan adanya inkarnasi dan reinkarnasi
  • Manusia mempunyai “indera keenam”
  • Munculnya makhluk halus, hantu, jin, dll
  • Misteri Segitiga Bermuda.
Penjelasan yang mungkin mendekati ilmiah tentang dimensi lain adalah keberadaan mereka (alien) adalah pada spektrum yang tidak mampu ditangkap oleh indera manusia, misalnya, kemampuan pengelihatan manusia terbatas dan tidak mampu melihat cahaya infra merah dan ultra violet. Demikian pula manusia tidak mampu mendengar suara infrasonic dan ultra sonic. Namun beberapa binatang mempunyai kemampuan spektrum indera yang lebih luas/berbeda dengan manusia, misalnya kelelawar mampu mendengar gelombang ultrasonic, beberapa binatang mampu mengindera kehadiran “makhluk halus”, ada binatang yang mampu mengindera bakal terjadinya gempa bumi, dll.
Manusia juga memiliki indera keenam, namun sayangnya indera ini tidak dikembangkan oleh semua orang. Dengan indera keenam ini, manusia mampu melakukan intuisi dan antisipasi.

Sumber

Senin, 13 Februari 2012

Memahami konsep Anak Indigo

Julukan anak indigo sering dikaitkan dengan seorang anak yang memiliki kecerdasan luar biasa. tapi, tahukah kalian kalau julukan ini sebenarnya tidak dikenal di dunia psikologi?



Sebelum masuk ke topik Anak Indigo secara khusus, sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu perbedaan antara Child Prodigy dan Indigo Child.

Child ProdigyChild Prodigy adalah seseorang yang dalam usianya yang masih muda sudah memiliki kecerdasan atau kemampuan setara level orang yang lebih tua. Julukan ini biasanya diberikan kepada anak yang berusia di bawah 15 tahun. Anak-anak yang memiliki otak jenius, dapat kita golongkan kedalam Child Prodigy.

Contoh orang-orang yang masuk ke dalam kategori ini adalah Mozart dan Picasso.

Indigo ChildDi lain pihak, istilah Indigo Child atau Anak Indigo sama sekali tidak memiliki kaitan dengan kecerdasan anak. Julukan ini lebih condong digunakan dalam kaitannya dengan perilaku sang anak.

Perlu diketahui kalau Istilah "Anak Indigo" sebenarnya tidak dikenal di dalam dunia psikologi. Istilah ini hanya dikenal di kalangan penganut New Age yang merujuk kepada anak-anak yang dipercaya memiliki atribut psikologi yang tidak biasa.

Salah satu definisi Anak Indigo yang paling sering dikutip adalah definisi dari Lee Carroll. Ia mendefinisikan anak Indigo sebagai:

"Seorang anak perempuan atau laki-laki yang memiliki atribut psikologi yang baru atau tidak biasa yang kemudian menyebabkan mereka menunjukkan perilaku yang belum terdokumentasikan sebelumnya."

Jadi, jelas, anak Indigo adalah anak yang menunjukkan ciri perilaku tertentu dan tidak ada hubungannya dengan kecerdasan otak ataupun kemampuan paranormal.

Lalu, siapa yang pertama kali mengemukakan konsep ini?

Lahirnya Konsep IndigoKonsep anak indigo pertama kali dikemukakan pada tahun 1970an oleh seorang paranormal bernama Nancy Ann Tappe yang mencoba mengklasifikasikan masa dan kepribadian seseorang berdasarkan warna aura.

Dalam bukunya yang berjudul "Understanding your life through color" yang terbit tahun 1982, Tappe berkata:

"Setiap masa universal akan disertai dengan sejumlah besar orang yang memiliki warna aura yang sesuai dengan masa itu. Misalnya, orang dewasa sekarang kebanyakan memiliki warna biru atau violet. Dua warna itu adalah warna yang paling dibutuhkan pada masa transisi ini, masa Violet. Sedangkan pada masa yang akan datang, yaitu masa Indigo, warna-warna Indigo akan menjadi warna yang umum."

Dengan kata lain, Tappe membagi-bagi masa di dunia ini lewat warna, dan masa yang akan datang, yang disebutnya sebagai masa Indigo, warna Indigo akan mendominasi dan anak-anak yang lahir pada masa itu akan memiliki ciri-ciri tertentu yang bisa diobservasi.

By the way, bagi yang belum mengetahui, Indigo adalah nama sebuah warna pada spektrum elektromagnetik yang berada diantara warna biru dan violet.
Tappe mengaku menemukan pola energi indigo ini ada pada lebih dari 95% anak yang lahir dalam 10 tahun terakhir. Ia memprediksikan kalau Fenomena ini akan segera terjadi dalam skala global.

Ciri-ciri anak Indigo - TappeMenurut Tappe, anak Indigo dapat dikenali dari ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Memiliki mata yang besar dan jernih.
  2. Memiliki pemikiran yang lebih dewasa dibanding usianya.
  3. Memiliki ingatan yang sangat kuat.
  4. Memiliki keinginan untuk hidup dengan mengikuti kata hatinya.
  5. Sensitif.
Anak-anak ini dipercaya akan mengubah kesadaran umat manusia dan membantu mengubah irama kehidupan manusia.

Dan menurut Tappe lagi, anak-anak inilah jembatan menuju masa depan.

Konsep yang dikemukakan oleh Tappe kemudian mencapai kemashyurannya pada tahun 1990an lewat tangan penulis lainnya.

Ciri-ciri anak Indigo - Lee CarrollPada tahun 1998, paranormal lainnya yang bernama Lee Carroll dan istrinya Jan Tober juga menulis sebuah buku mengenai topik ini. Judulnya "The Indigo Children: The New Kids Have Arrived".

Buku ini dengan segera menjadi referensi utama bagi topik anak indigo. Namun, Cara Carroll mendapatkan konsepnya mengenai anak Indigo boleh dibilang cukup aneh.

Lee Carroll sendiri adalah seorang cenayang yang biasa menjadi medium bagi roh yang bernama Kryon.

Menurutnya, roh Kryon telah memberikan kepadanya beberapa cara untuk mengenali anak Indigo, yaitu dengan melihat ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Mereka hadir ke dunia dengan perasaan sebagai bangsawan dan kadang bersikap seperti itu.
  2. Mereka memiliki perasaan "layak ada di sini" dan kadang terkejut ketika orang lain tidak mempercayainya.
  3. Harga diri tidak terlalu penting. Mereka malah sering memberitahukan kepada orang tuanya "siapa mereka sebenarnya".
  4. Mereka memiliki kesulitan untuk tunduk kepada otoritas mutlak.
  5. Mereka seringkali menolak melakukan sesuatu yang tidak disukai seperti mengantri.
  6. Mereka seringkali menjadi frustasi dengan sistem yang kaku dan tidak kreatif.
  7. Mereka seringkali merasa punya cara yang lebih baik dalam melakukan sesuatu.
  8. Mereka terlihat anti sosial dan susah bergaul, kecuali dengan anak yang sejenis dengannya.
  9. Mereka seringkali menolak ketika didisiplinkan.
  10. Mereka tidak malu untuk mengungkapkan apa yang dimaunya.
Kesepuluh ciri ini kemudian menjadi faktor sangat penting dalam memberikan label anak Indigo kepada seseorang.

Lalu, bagaimana sains modern menanggapi teori yang dikemukakan oleh para penulis New Age ini?

Anak Indigo dalam pandangan sainsSeringkali, istilah indigo diberikan sendiri oleh orang tua yang melihat ada ciri-ciri anak indigo pada anak mereka. Ini membuat fenomena ini menjadi subyek kritikan para psikolog modern.

Ketika diteliti, kebanyakan anak-anak yang diberi label Indigo sebenarnya hanyalah anak yang mengalami Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Anak yang mengalami kelainan ini akan selalu mencari perhatian dan menjadi lebih hiperaktif.

Ciri-ciri anak yang mengalami ADHD sepertinya memang sesuai dengan ciri-ciri anak Indigo yang dikemukakan oleh Lee Carroll.

Namun, disinilah terjadi pertentangan antara penganut teori anak Indigo dengan para psikolog.

Para penganut teori Anak Indigo percaya kalau anak yang memiliki ciri-ciri Indigo adalah anak yang spesial. Carroll sendiri menulis kalau anak Indigo sering dianggap sebagai penderita ADHD oleh para dokter. Ia menyarankan orang tua sang anak untuk tidak memberikan bantuan medis karena ia beranggapan anak tersebut bukan menderita ADHD, melainkan memiliki karakteristik Indigo yang spesial.

Di lain pihak, para psikolog yang menemukan ciri-ciri Indigo di atas akan segera memberikan diagnosa ADHD dan menyarankan untuk memberikan bantuan medis. Mereka juga kuatir kalau saran para penulis seperti Carroll diikuti, akan membuat sang anak tidak mendapat perhatian medis yang memadai.

Karena itulah, para psikolog atau dokter lebih melihat fenemena anak indigo hanya sebagai ajang cari untung bagi penulis-penulis tertentu dan mereka tidak melihat adanya dasar sains yang memadai dari teori ini.

Masalah dengan anak IndigoAda sebuah peristiwa menarik yang pernah dimuat di harian Dallas Observer yang menceritakan mengenai anak Indigo. Salah seorang reporternya sedang berbicara dengan seorang anak yang dipercaya sebagai Indigo. Lalu, wartawan itu bertanya kepada anak tersebut:

"Apakah kamu Indigo?" Tanya sang wartawan.

Anak laki-laki itu memandang sang wartawan, lalu berkata: "Saya adalah seorang Avatar."

"Saya bisa mengenali empat elemen, bumi, angin, air dan api. Avatar berikutnya tidak akan datang sebelum 100 tahun berlalu."

Sang wartawan yang tidak mengerti apa yang dikatakan anak itu menjadi sangat takjub.

Namun, pembaca harian itu segera mengenali kalau anak itu sebenarnya sedang menceritakan kisah dalam film seri "Avatar: The Last Airbender." Karena itu, tidak ada yang spesial dalam perkataannya itu.

Sang wartawan pun mengakui kebodohannya.

Jadi, persoalan indigo ini memang lumayan membingungkan.

Sumber

Mummi kucing berusia 400 tahun ditemukan tertanam di dinding rumah

Mei 2009, Richard Parson, seorang direktur perusahaan pemakaman sedang merenovasi sebuah rumah yang dimilikinya di wilayah Ugborough dekat Plymouth. Ketika para pekerja sedang membongkar dinding kamar mandi lantai atas, mereka menemukan sebuah mummi, mummi seekor kucing dalam kondisi utuh.


Mr. Parson mengatakan bahwa seorang tetangga pernah mengatakan kepadanya bahwa mummi itu pernah ditemukan 20 tahun yang lalu oleh penghuni rumah sebelumnya. Namun ditaruh kembali olehnya. Kucing yang ditemukan masih memiliki bentuk yang baik dengan cakar dan gigi. Diperkirakan usianya telah mencapai 400 tahun. Kemungkinan ditaruh di dinding untuk mengusir roh jahat, sesuai kepercayaan jaman dulu.

"Kelihatannya mengerikan dan kucing itu lebih besar daripada kucing pada umumnya." Kata Parson. "Aku tidak bisa membuangnya, jadi kami merencanakan untuk menaruhnya kembali ke dalam dinding. Tapi istriku segera menolaknya. Ia kuatir akan mengalami mimpi buruk."

Parson menambahkan :"Kelihatannya 400 tahun yang lalu, masyarakat menaruh mayat kucing untuk mengusir para penyihir. Sebenarnya sejak lama beredar isu atau sebuah legenda bahwa ada seekor kucing yang dikubur di dalam rumah. Namun tidak ada seorang pun yang tahu kebenarannya"

"Aku bukan orang yang percaya tahayul, namun kucing itu sepertinya bagian dari sejarah desa dan paling tidak menambah daya tarik tersendiri terhadap rumah itu."

Marion Gibson, seorang penyihir dan ahli legenda kuno dari Universitas Exeter berkata :"Kucing kadang ditaruh di dinding sebagai jimat keberuntungan. Kelihatannya hal itu merupakan praktek umum bagi masyarakat Eropa. Hal itu dilakukan untuk mengusir para penyihir, roh jahat, nasib buruk dan semua hal yang bisa terlhat sebagai ancaman bagi rumah"



Sumber

Ditemukan Fosil Ular Raksasa Sedang Memangsa Bayi Dinosaurus


Mungkin anda sudah sering mendengar hoax tentang foto ular raksasa di sungai Baleh, Kalimantan. Tapi taukah anda bahwa ular berukuran raksasa memang pernah ada di muka bumi?



Sisa-sisa dari ular yang berukuran cukup besar telah ditemukan di dalam sarang dinosaurus yang berusia 67 juta tahun. Menurut sebuah studi terbaru, Ular itu ditemukan melingkar di sekitar telur dinosaurus yang telah hancur dan di sampingnya hanya tersisa seekor bayi dinosaurus, yang akhirnya diketahui sebagai titanosaurus sepanjang 18 kaki; dinosaurus pemakan tumbuhan yang beratnya bisa mencapai 100 ton.

Ular prasejarah ini ditemukan di Gujarat, India Barat. Panjangnya mencapai 11.5 kaki, dan tidak memiliki rahang lebar seperti ular-ular piton modern manapun.

Seperti dilaporkan Jurnal online, PLoS One, Dr. Jason Head, dari Universitas Toronto, Kanada, mengatakan: "Kehidupan ular-ular primitif tersebut dalam memangsa makanannya dibatasi oleh ukuran rahang mereka, namun evolusi ular dengan ukuran rahang besar di Sanajeh memungkinkan ia memakan segala mangsanya termasuk bayi-bayi dinosaurus."

Ilustrasi

"Ini merupakan sebuah bukti langsung dari perilaku makan dalam fosil ular primitif yang menunjukkan kepada kita bahwa ekologi dan sejarah awal evolusi ular jauh lebih kompleks dibandingkan yang selama ini kita duga berdasarkan ular-ular moderen."

Ular ini diberi nama Sanajeh Indicus. Pada mulanya ular ini diidentifikasi sebagai sisa dari bayi dinosaurus. Tidak sampai tahun 2001, seorang paleontolog dari Universitas Michigan, Amerika Serikat, Dr. Jeff Wilson, menguak rahasia pola tulang-belulang dari seekor ular.


"Saya telah menemukan karakteristik tulang belakang seekor ular di sebelah cangkang dan tulang dinosaurus yang lebih besar. Saya tahu ini adalah sebuah spesimen yang luar biasa, sekalipun saya belum dapat menempatkan cerita tersebut sepenuhnya secara besamaan pada saat itu.
Ahli telur dinosaurus Dhananjay Mohabey dari Survei Geologi India menemukan fosil pada ini pada tahun 1987. Sebuah perjanjian resmi dengan Departemen Pertambangan Pemerintah India pada tahun 2004 mengizinkan mereka untuk melakukan studi tambahan, kerja lapangan dan tenaga ahli lainnya untuk masuk ke dalam proyek. Sarang dinosaurus beserta fosil ular yang telah terawetkan dibawa ke University of Michigan Museum of Paleontology untuk memudahkan analisis.

"Sauropoda ini bertelur di sarang yang luasnya mencakup beberapa ratus kilometer, sehingga dinosaurus yang baru menetas akan menjadi seperti bakso siap saji untuk ular ini," tambahnya
"Telur diletakkan di pasir longgar dan tertutup oleh lapisan sedimen yang tipis," kata Mohabey. "Kami berpikir bahwa bayi dinosaurus ini baru saja keluar dari telurnya, dan gerakannya yang menarik perhatian ular."

Dr. Head menambahkan, bahwa berdasarkan situs geologi dan cara di mana fosil itu terawetkan, badai mungkin menyebabkan tanah longsor yang mengubur bayi dinosaurus dan ular tersebut.

Titanosaurus termasuk anggota kelompok hewan berkaki empat yang bertahan hidup pada zaman kapur. Sebagai pemakan tumbuhan berleher panjang, berasal dari genus sauropoda, salah satu hewan terbesar sepanjang masa. Seperti dinosaurus lain, mereka diperkirakan tumbuh besar dengan sangat cepat.
Sanajeh adalah anggota dari kelompok ular yang dikenal sebagai Madtsoiidae. Kelompok ini begitu sukses dan selamat dari peristiwa kepunahan massa yang menghancurkan 65,5 juta tahun lalu dan menghapus semua dinosaurus non-unggas. Bahkan, setidaknya satu anggota kelompok dari jenis ini di Australia - Wonambi naracoortensis, kadang-kadang dijuluki "Pleistocene Serpent" - yang masuk ke awal sejarah manusia.



Sebuah rekonstruksi dari kejadian tersebut diciptakan oleh University of Chicago, yang dirancang oleh Paleoartist (seniman pembuat replika zaman paleolitikum) Tyler Keillor, akan disumbangkan ke Survei Geologi India di sebuah acara formal di Mumbai pada tanggal 12 Maret.

Teka-teki harta karun Olivier Levasseur yang hilang

kita sering mendengar mengenai legenda bajak laut dan harta karunnya yang tersembunyi. Tapi mungkin banyak yang belum pernah mendengar bahwa ada harta bajak laut yang dihubungkan dengan perkumpulan freemason. Ini adalah kisah bajak laut bermata satu, Olivier Levasseur.



Olivier Levasseur lahir di Calais, Perancis, sekitar tahun 1688 - 1690. Nama aliasnya adalah Le Buse atau La Bouche (elang). Julukan ini diperolehnya karena kecepatannya dalam menyerang musuh. Kita mungkin mengira bahwa bajak laut adalah mereka yang berasal dari kaum berandalan, namun tidak demikian dengan Levasseur. Ia lahir dari kalangan borjuis dan berada. Ia bahkan pernah mendapatkan pendidikan yang baik hingga akhirnya menjadi anggota pasukan angkatan laut Perancis.

Petualangannya dimulai ketika terjadi perang Spanish Succession tahun 1701-1714. Levasseur ditugaskan untuk bertempur di dalam perang ini. Ketika perang berakhir, ia dipanggil pulang oleh pemerintah Perancis. Namun ia menolak dan malah bergabung dengan bajak laut Benjamin Hornigold tahun 1716. Akibat perang yang dijalaninya, Olivier membawa sebuah bekas luka di dekat matanya yang membuat pandangannya menjadi lebih terbatas.

Setelah satu tahun melakukan berbagai pembajakan, perkumpulan Hornigold terpecah. Olivier berpisah dan mencoba peruntungannya di pantai barat Afrika. Pada tahun 1719, ia bekerja sama dengan bajak laut Howell Davis dan Thomas Cocklyn.

Pada tahun 1720, mereka menyerang pelabuhan Ouidah di pantai benin dan berhasil menghancurkan benteng-benteng disana. Pada tahun yang sama ia mengalami karam kapal di laut merah dan terdampar di pulau Anjouan, salah satu pulau di Comoro. Saat itu, satu matanya sudah benar-benar menjadi buta dan ia memutuskan untuk memakai penutup mata.

Pada tahun 1721, ia membangun markasnya di pulau Saint Mary, di dekat pantai Madagaskar. Bersama John Taylor dan Edward England, mereka berhasil melakukan beberapa pembajakan yang berhasil. Hasil pertama mereka adalah saat mereka berhasil membajak kapal Laccadives dan berhasil mendapatkan harta senilai 75.000 pound (sekitar 10,35 juta pound saat ini).

Kemudian, kesuksesan mereka yang terbesar datang ketika mereka berhasil menaklukkan kapal portugis Nossa Senhora do Cabo (The Virgin of the Cape) yang penuh dengan harta milik uskup Goa yang juga ada di atas kapal. Harta yang didapat antara lain batangan emas dan perak, lusinan kotak penuh dengan koin golden guineas, berlian, mutiara, batu rubi, sutra dan objek-objek religius dari katedral Saint Catarina di Goa, termasuk Flaming Cross of Goa yang terbuat dari emas murni. Total harta ini diperkirakan bernilai 100 juta poundsterling pada tahun 1968.

Namun petualangan Levasseur berakhir ketika ia ditangkap dan digantung pada tanggal 7 Juli 1730 di pulau Bourbon. Dan dari sinilah legenda mengenai harta yang hilang mulai berkembang.

Legenda mengatakan bahwa ketika ia berdiri di tiang gantungan dengan sepotong kain hitam menutupi matanya, ia mengenakan sebuah kalung yang berisi 17 baris pesan rahasia. Ia melemparkannya ke tengah kerumunan massa yang menyaksikannya dan berteriak,"Temukan hartaku bagi kalian yang bisa mengartikannya!"


Kisah mengenai kalung misterius dan harta ini menghilang selama beberapa abad dari publik hingga tahun 1923. Pada saat itu, seorang wanita bernama Mrs. Rose Savoy yang sedang berjalan-jalan menemukan beberapa ukiran di bebatuan di pantai Bel Ombre dekat Beau Vallon di pulau Mahe, Seychelles.

Selama ini ukiran tersebut tersembunyi dari pandangan akibat air pasang. Namun karena kondisi air yang surut tahun itu, ukiran itu mulai terlihat dan menunjukkan bentuk anjing, ular, kura-kura, kuda, lalat, dua gambar hati yang bersatu, sebuah lubang kunci, mata, kotak, tubuh seorang wanita dan kepala seorang pria.

Seorang notaris yang tinggal di Victoria yang mendengar berita ini percaya bahwa ukiran ini pastilah dibuat oleh para bajak laut. Ia lalu mencari ke dalam arsip-arsip tuanya dan menemukan dua dokumen yang mungkin memiliki hubungan dengan ukiran tersebut. Dokumen pertama adalah sebuah peta pantai Bel Ombre yang terbit tahun 1735 di Lisabon. Dalam peta tersebut tertulis : "Pemilik tanah..La Buse." La Buse adalah nama lain Levasseur.

Dokumen kedua adalah wasiat terakhir dari bajak laut Bernardin Nageon de L'Estang alias Le Butin (penyair) yang meninggal 70 tahun setelah Levasseur yang dengan suatu cara berhasil memiliki harta Levasseur. Dalam wasiat ini tetulis 3 baris Kriptogram dan dua surat.

Salah satu surat tersebut ditujukan untuk keponakannya :

"Aku kehilangan banyak dokumen selama karam kapal. Aku telah berhasil mengumpulkan kembali sejumlah harta yang disembunyikan; Namun masih ada empat lagi yang tertinggal. Kamu bisa menemukannya dengan kunci dan kombinasi dan dengan dokumen lainnya."

Lalu, surat lain yang ditujukan untuk kakak laki-lakinya berbunyi :

"Kapten kami terluka. Ia berusaha memastikan bahwa aku adalah benar seorang freemason. Setelah yakin, ia mempercayakan kepadaku dokumen-dokumen dan rahasianya kepadaku. Berjanjilah bahwa anak tertuamu akan mencari harta tersebut dan memenuhi mimpiku membangun kembali rumah kita. Komandan akan menyerahkan dokumen-dokumen tersebut. Jumlahnya ada tiga."
Surat ini pertama kalinya menunjukkan adanya kemungkinan keterkaitan antara perkumpulan freemason dengan harta Levasseur.

Notaris itu kemudian menghubungi Mrs. Savoy dan bersama-sama mereka melakukan penggalian di batu yang ditemukan Mrs.Savoy. Dibawah batu yang memiliki ukiran mata, mereka menemukan dua peti mati yang berisi dua kerangka beserta satu kerangka tanpa peti mati. Tiga kerangka tersebut dipercaya sebagai bajak laut karena cincin emas yang ada pada telinga kiri masing-masing. Tapi tidak ada harta yang ditemukan.

Pada tahun 1947, seorang Inggris bernama Reginald Cruise Wilkins, tetangga Mrs.Savoy mulai mempelajari dokumen-dokumen tersebut. Ia mulai dari tiga kriptogram dan dua surat yang ditemukan dan menemukan bahwa alphabet misterius tersebut memiiki hubungan dengan simbol masonik.

Wilkins juga menemukan bahwa kriptogram tersebut memiliki hubungan dengan Zodiak, buku clavicles of Solomon dan Dua belas tugas Herkules. Buku Clavicles of Solomon adalah sebuah buku yang berasal dari abad pertengahan yang berisi mistik masa reinassance. Sedangkan dua belas tugas Herkules adalah mitos dari Yunani mengenai dua belas tugas yang harus diselesaikan oleh Herkules.

Dalam usahanya yang panjang dan melelahkan, Wilkins berhasil memecahkan sebagian isi kriptogram tersebut. Ia menemukan petunjuk bahwa harta tersebut berada di sebuah ruang rahasia di dalam tanah. Ruangan itu dilindungi oleh air pasang yang membutuhkan bendungan untuk menahannya dan harus didekati dari sebelah utara. Akses ke dalamnya harus dilakukan lewat tangga batu dan terowongan yang menuju ke bawah pantai.

Wilikins melakukan beberapa penggalian di pulau Mahe. Di dalam sebuah gua, ia menemukan beberapa pistol kuno, beberapa koin dan peti mati bajak laut. Namun Ia tidak menemukan harta karun. Setiap penggalian yang dilakukannya, selalu merujuk kepada petunjuk berikutnya. Mengenai hubungan harta tersebut dengan freemasonry juga masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.
Setelah mencari selama 27 tahun, Wilkins mulai kehabisan dana. Para investor yang tidak sabar mulai menolak mensponsorinya. Lagipula kesehatannya semakin menurun. Namun Wilkins percaya bahwa ia sudah sangat mendekati lokasi harta tersebut. Sayang, pada tanggal 3 Mei 1977 Wilkins meninggal dunia tanpa berhasil memecahkan potongan terakhir kode rahasia tersebut. Saat ini anaknya, John, yang berprofesi sebagai guru sejarah, meneruskan usahanya untuk menemukan harta tersebut.

"Temukan hartaku, bagi kalian yang bisa mengartikannya!" Dan suara tawa Levasseur terdengar menggema dari dalam kuburannya.


Notes :

Kuburan Olivier Levasseur saat ini berada di pulau Reunion, wilayah Perancis yang terletak di laut Hindia, sebelah selatan Madagaskar. Sedangkan Seychelles tempat harta itu berada adalah sebuah negara kepulauan yang kecil di Samudera Hindia, Timur Laut Madagaskar. Negara ini diapit oleh Mauritius, pulau Reunion, Komoro, Mayotte dan Maladewa. Luasnya sekitar 455 km persegi dengan jumlah penduduk sekitar 80.000 jiwa.

Misteri tengkorak-tengkorak aneh dari Peru